Home » buletin » Empat Masalah Dipertanggung Jawabkan

Empat Masalah Dipertanggung Jawabkan

Oleh : Drs. Dame Siregar, MA

Ilustrasi Kitab Ulama
Ilustrasi Kitab Ulama

(TIRMIDZI – 2340) : Telah menceritakan kepada kami Humaid bin Mas’adah telah menceritakan kepada kami Hushain bin Numair Abu Mihshan telah menceritakan kepada kami Husain bin Qais Ar Rahabi telah menceritakan kepada kami ‘Atho` bin Abu Rabah dari Ibnu Umar dari Ibnu Mas’ud dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam beliau bersabda: “Kaki Anak Adam tidaklah bergeser pada hari Kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal; tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa dia pergunakan, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan dan tentang apa yang telah dia lakukan dengan ilmunya.” Abu Isa berkata: Hadits ini gharib, kami tidak mengetahuinya dari hadits Ibnu Mas’ud dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam kecuali dari Hadits Al Husain bin Qais, sementara Husain bin Qais dilemahkan dalam masalah hadits karena sisi hafalannya, dan dalam bab ini ada hadits dari Abu Barzah dan Abu Sa’id.

Penguat

(DARIMI – 538) : Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin yusuf dari Sufyan dari Laits dari ‘Adi bin ‘Adi dari Abu Abdullah As Shunabihi dari Mu’adz bin jabal radliallahu ‘anhu: ia berkata; “Tidaklah kaki seorang hamba bergeser (dari tempat penantiannya) pada hari kiamat hingga ia ditanya empat perkara: tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang badannya untuk apa ia gunakan, tentang harta dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan, serta tentang ilmu untuk apa ia amalkan”.

Kualitas sanadnya sohih

946 –لا تزول قدما ابن آدم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس : عن عمره فيما أفناه و عن شبابه فيما أبلاه و ماله من أين اكتسبه و فيما أنفقه و ماذا عمل فيما علم

Penjelasan

Tentang umurnya untuk apa dia habiskan, formatnya sebagai berikut:

Pergunakan 5 sebelum datang 5 lagi

7846 – أخبرني الحسن بن حكيم المروزي أنبأ أبو الموجه أنبأ عبدان أنبأ عبد الله بن أبي هند عن أبيه عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم لرجل و هو يعظه : اغتنم خمسا قبل خمس : شبابك قبل هرمك و صحتك قبل سقمك و غناك قبل فقرك و فراغك قبل شغلك و حياتك قبل موتك هذا حديث صحيح على شرط الشيخين ولم يخرجاه

Jangan berbeda sumber ajaran dan jangan pemahaman dalilnya:

وَلَا تَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ تَفَرَّقُواْ وَٱخۡتَلَفُواْ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٞ ١٠٥

  1. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat

Jaga kesehatan baik jasmani dan rohani

Tentang masa mudanya untuk apa dia pergunakan

format formulanya sebagai berikut:

Berlomba-lomba dalam ilmu pengetahuan

وَلِكُلّٖ وِجۡهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَاۖ فَٱسۡتَبِقُواْ ٱلۡخَيۡرَٰتِۚ أَيۡنَ مَا تَكُونُواْ يَأۡتِ بِكُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًاۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ١٤٨

  1. Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu

حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي عَلْقَمَةُ بْنُ مَرْثَدٍ سَمِعْتُ سَعْدَ بْنَ عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ قَالَ وَأَقْرَأَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ فِي إِمْرَةِ عُثْمَانَ حَتَّى كَانَ الْحَجَّاجُ قَالَ وَذَاكَ الَّذِي أَقْعَدَنِي مَقْعَدِي هَذَا

(BUKHARI – 4639) : Telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Minhal Telah menceritakan kepada kami Syu’bah ia berkata, Telah mengabarkan kepadaku ‘Alqamah bin Martsad Aku mendengar Sa’d bin Ubaidah dari Abu Abdurrahman As Sulami dari Utsman radliallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang belajar Al Qur`an dan mengajarkannya.” Abu Abdirrahman membacakan (Al Qur`an) pada masa Utsman hingga Hajjaj pun berkata, “Dan hal itulahyang menjadikanku duduk di tempat dudukku ini.”

Aplikasanya:

  1. Belajar berkelompok maksimal 10 orang sesuai dengan Jurusannya
  2. Tentukan mata pelajaran apa yang akan kita tekuni sehingga kelompok itu ahli dalam mata pelajaran tersebut
  3. Tentukan materi yang akan diperdalam
  4. Sepakati siapa ahlinya yang bisa mengarahkannya sehingga tercipta buku yang bermanfaat bagi generasi berikutnya
  5. Sosialisasikan bentuk perlombaan sesama mahasiswa
  6. Perdalam dengan bentuk peraktek di lokal sesame grup
  7. Buat website didalamnya berisi ilmu tentang tulisan mahasiswa dan perkatek ibadah yang diperlukan
  8. Setelah berhasil kemudian lanjutkan ke tingkat MI/SD, MTs/SMP dan MA/ SMA
  9. Berusahalah menciptakan suasana Kampus yang bisa menjadi contoh dimasyarakat luas

Tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan

  1. Kita usahakan dari zat yang halal dan toyyib
  2. Bentuk kerja kita yang baik sesuai dengan ajaran Islam
  3. Pergunakan dengan cara yang baik baik waktu dan tempatnya
  4. Perbanyaklah memberi

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَا ابْنَ آدَمَ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ وَقَالَ يَمِينُ اللَّهِ مَلْأَى وَقَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ مَلْآنُ سَحَّاءُ لَا يَغِيضُهَا شَيْءٌ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ

(MUSLIM – 1658) : Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb dan Muhammad bin Abdullah bin Numair keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Abu Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah hingga sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman: ‘Wahai anak Adam, berinfaklah kamu niscaya Aku akan memberikan ganti kepadamu.'” Beliau juga bersabda: “Pemberian Allah selalu melimpah.” Ibnu Numair berkata, “Suatu pemberian yang tidak pernah berkurang meskipun mengalir siang dan malam.”

Tentang apa yang telah dia lakukan dengan ilmunya

Aplikasinya

  1. Berikan ilmu kita kepada yang membutuhkan, maka berkwanlah dengan yang berilmu
  2. Berikanlah kepada orang lain cara belajar anda sebagai ilmuan
  3. Wariskan ilmu kita kepada generasi berikutnya, agar kita tetap dikenang
  4. Wairiskan ilmu kepada anak, jangan hanya mewariskan harta
  5. Bacalah Alqurn dan hadis serta arti dan tafsirnya
  6. Usahakan mampu menulisnya dan mengajarkannya

 

وَوَرِثَ سُلَيۡمَٰنُ دَاوُۥدَۖ وَقَالَ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ عُلِّمۡنَا مَنطِقَ ٱلطَّيۡرِ وَأُوتِينَا مِن كُلِّ شَيۡءٍۖ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلۡفَضۡلُ ٱلۡمُبِينُ ١٦

  1. Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”

Diambil dari

Buletin Perdata dan  Hukum Islam “KEADILAN”, EDISI I/JANUARI 2015 , diterbitkan oleh Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan. 

 

 


Leave a comment

Your email address will not be published.

*