Home » Profil » Profil Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum

Profil Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum

Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Padangsidimpuan adalah satu- satunya Perguruan Tinggi Negeri di wilayah Pantai Barat Sumatera /Tapanuli Bagian Selatan yang  memiliki akar sejarah dengan Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdatul Ulama Sumatra Utara (UNUSU) Padangsidimpuan. Pada awal UNUSU merupakan perkembangan lanjutan dari perguruan Tinggi Nahdatul Ulama (PERTINU) yang didirikan tahun 1962. Yang pada saat itu hanya memiliki satu fakultas Syariah. Setahun kemudian yaitu tahun 1963  fakultas tarbiyah secara resmi dibuka dan menerima mahasiswa. Mahasiswa pertama sejumlah 11 Orang. Pada tahun 1965 PERTINU menambah satu lagi fakultasnya, yakni fakultas Ushuluddin. Setelah ada tiga fakultas dan di dorong keinginan hendak membuka  fakultas umum seperti fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian, maka timbullah ide untuk memperluas PERTINU menjadi Universitas Nahdatul Ulama Sumetara Utara (UNUSU). Pada saat itulah terjadi perubahan yayasan UNUSU dan menetapkan Syekh Ali Hasan Ahmad sebagai Rektor.

Melihat perkembangan IAIN daerah daerah lain, maka pada tahun 1967 Yayasan UNUSU mengajukan permohonan kepada Menteri Agama RI, agar fakultas Tarbiyah UNUSU dapat dirubah setatusnya menjadi Negeri. Dalam hal ini menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang. Selanjutnya Yayasan UNUSUmengajukan bentuk panitia perubahan status tersebut yang kemudian di kukuhkan dengan surat keputusan menteri agama nomor 123 tahun 1967 tanggal 5 Oktober 1967. Susunan Panitia tersebut adalah ketua Umum:Marahamat Siregar, Ketua I: Syekh Dja’far A. Wahab MA, ketua II: H.M Yusuf Tk. Imom Hasibuan, Sekretaris I:A. Siregar Gelar Sutan Mula Sontang, Sekretaris II: Kalasun Nasution dan Benehara : Hariro Siregar.

Sebagai kelanjutan dari Usaha perubahan status tersebut pada hari sabtu tanggal 1 juni 1968 fakultas Tarbiyah UNUSU menegerikan Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cabang Imam Bonjol Padang Sumatera Barat dengan mengambil tempat gedung Nasional Padangsidimpuan. Syekh Ali Hasan Ahmad di tunjuk oleh Menteri Agama untuk menduduki jabatan Dekan fakultas Tarbiyah tersebut.

Setelah 5 tahun berlalu, sejalan dengan didirikannya IAIN Sumatera Utara Medan tahun 1973 berdasarkan surat Keputusan Menteri Agama RI nomor 97 tahun 1973 tanggal 1 November 1973 tentang peresmian IAIN Sumatera Utara, maka Fakultas Tarbiyah IAIN Cabang Imam Bonjol Padang, Sumatra Barat menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatara Utara Cabang Padangsidimpuan.

Dalam perjalanan sejarahnya Fakultas Tarbiyah ini lama tidak memiliki gedung sendiri sehignga perkuliahan dilakukan dengan cara pinjam pakai di gedung SMP N 2 padangsidimpuan. Sedangkan kegiatan administrasi perkantoran dilaksanakan di rumah bapak Shyek Ali Hasan Ahmad. Hal ini berlangsung sampai tahun 1972.  Pada tahun 1973 Fakultas Tarbiyah ini mendapat bantuan tanah seluas 700 meter persegi dari pemda TK II Tapanuli Selatan dan bangunan gedung kuliah berlantai satu seluas 168 meter persegi yang terdiri dari tiga ruang kelas masing masing berukuran 7x8m dengan keadaan semi permanen di jalan ade Irma suryani Nasution No 4-A padangsidimpuan. Dengan keberadaan gedung tersebut, maka aktifitas perkuliahan dipindahkan ke gedung tersebut sampai pada tahun 1977 dan aktivitas administrasi perkantoran masih tetap di rumah bapak Syekh Ali Hasan Ahmad.

Pada tahun 1978 Fakultas Tarbiyah IAIN  Sumatra Utara Cabang Padangsidimpuan mendapat bantuan dana dari pemerintah daerah TK 1 SUmatra Utara sebesar 17.500.000 (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah) untuk pembangunan gedung perkuliahan dan ruangan kantor. Bantuan lain adalah tanah seluas 266 meter persegi dari pemda TK IItapanuli selatan. Dengan adanya gedung baru tersebut, maka aktifitas administrasi pun akhirnya di laksanakan di gedung tersebut.

Pada tahun 1984 Pemda Tk II tapanuli selatan kembali memberi bantuan tanah bekas lapangan terbang zaman belanda seluas 3.2 Hektar didesa sihitang yang sampai sekarang menjadi kampus IAIN Padang sidimpuan. Setelah secara resmi tanah tersebut diserahkan ke Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatra Utara Cabang Padangsidimpuan, barulah pembangunan gedung yang terdiri dari  6 kelas dibangun lengkap dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Gedung ini mulai digunakan pada semester genap tahun akademik 1984-1985. Namun demikian sebagian mahasiswa masih melakukan perkuliahan di gedung yang berada di jalan Ade Irma Suryani Nasution Padangsidimpuan. Barulah pada tahun akademik berikutnya yakni 1985-1986 semua kegiatan administrasi perkantoran dan perpustakaan dipindahkan ke  kampus Sihitang.  Mengingat ruangan yang tersedia hanya enam, terpaksa satu ruangan untuk kantor, satu ruangan untuk perpustakaan dan ruang sidang munaqasyah, dan empat ruangan untuk perkuliahan ditambah dengan ruangan yang berada di kampus Jalan Ade Irma Suryani Nasution.

Selama kurang lebih 24 tahun berjalan, kemudian Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatra Utara Cabang Padang sidimpuan berubah lagi menjadi STAIN Padangsidimpuan berdasarkan keputusan presiden republik Indonesia nomor 11 tahun 1997 tanggal 21 Maret 1997 dan keputusan meneteri agama RI nomor 300 tahun 1997 dan No 504 tahun 2003 tentang pendirian STAIN di keluarkan,maka Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Cabang Padang sidimpuan diubah statusnya menjadi STAIN Padangsidimpuan yang otonom dan berhak mengasuh beberapa jurusan sebagaimana layaknya IAIN di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2012 ketua 2012 ketua STAIN padangsidimpuan Dr. H. Ibrahim Siregar,  MCL, memulai mengukir sejarah untuk alih status STAIN padangsidimpuan  menjadi IAIN Padangsidimpuan, tim solid dan bertekad memujudkan cita cita itu, maka akhirnya membuahkan hasil yang gemilang. Maka turunlah peraturan presiden Republik Indonesia nomor 52 tahun 2013 tentang perubahan status Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Padangsidimpuan menjadi Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan, peraturan Meneteri Agama Republik Indonesia nomor 93 tahun 2013 tentang Organisasi dan tata kerja  Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan dan selanjutnya keputusan  Menteri Agama Republik Indonesia Nomor B.II/3/9978 tentang penetapan Rektor Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan pada tanggal 6 Januari 2014 STAIN Padangsidimpuan alih status secara resmi menjadi IAIN Padangsidimpuan, yang diresmikan oleh Menteri Agama RI Surya Dharma Ali, dan di lantik sebagai rektor pertamanya adalah Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL.

Dengan demikian, IAIN Padangsidimpuan memiliki status, fungsi dan peran yang sama dengan perguruan tinggi  yang lain dan dapat dijadikan alternatif utama bagi siapa saja yang ingin cemerlang masa depan melalui perguruan tinggi Negeri yang mengkhususkan diri dalam studi islam.

IAIN Padangsidimpuan memiliki 4 Fakultas 1 Program Megister Pasca Sarjana, Fakultasnya terdiri dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam .

Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum di bawah pimpinan Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag sebagai Dekan , memiliki 7 Jurusan yaitu Jurusan Ahwal Syakhsiyah, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan Hukum Tata Negara, Jurusan Ilmu Al-qur’an Tafsir, Jurusan Zakat Wakaf,  Jurusan Perbandingan Mazhab, dan Jurusan Hukum Pidana Islam.